Tentang mata uang

1inch (1inch, 1INCH) adalah proyek token digital dalam ekosistem aset kripto dan blockchain. Entri data ini bertujuan menyediakan deskripsi objektif, terstandarisasi, dan dapat diarsipkan mengenai proyek tersebut, dengan seluruh kontennya berbasis informasi publik yang dapat diverifikasi—tanpa memuat analisis harga, kesimpulan investasi, atau pernyataan berorientasi imbal hasil. Entri ini hanya digunakan untuk tampilan dalam basis data dan pencarian informasi dasar, sehingga pengguna dapat memahami atribut fundamental dan fakta publik suatu proyek secara konsisten dalam format yang seragam.<br /> <br /> I. Informasi Dasar Proyek <br /> Nama proyek dalam bahasa Indonesia yang tercatat dalam entri ini adalah “1inch”, nama Inggrisnya “1inch”, dan kode tokennya “1INCH”. Situs web resmi yang tercatat dalam basis data saat ini adalah “https://1inch.io”, tanggal peluncuran adalah “2020-12-25”, pasokan total tercatat sebesar “150000000”, dan status rekaman adalah “normal”. Bidang-bidang di atas digunakan untuk indeks data, tampilan halaman, serta pemeliharaan data lanjutan; apabila tim proyek melakukan pembaruan merek, migrasi domain, migrasi kontrak token, atau penyesuaian parameter pasokan di masa depan, maka rujukan utama haruslah pengumuman resmi proyek dan pengungkapan terbaru dari sumber data utama, serta pembaruan versi harus dilakukan dalam basis data.<br /> <br /> II. Penempatan Jaringan dan Protokol <br /> Menurut definisi standar basis data, 1INCH umumnya merujuk pada hak kepemilikan asli atau bukti fungsi suatu proyek—baik berupa jaringan blockchain publik, protokol aplikasi, ekosistem platform, maupun aset digital berbasis komunitas. Perbedaan teknis antar-proyek—misalnya dalam lapisan konsensus atau arsitektur—dapat mencakup, namun tidak terbatas pada, PoW, PoS, delegated staking, arsitektur modular, model application chain, atau struktur interoperabilitas lintas-rantai. Basis data tidak melakukan inferensi subjektif mengenai implementasi teknis tertentu kecuali jika parameter teknis resmi disertakan; sebaliknya, hanya deskripsi netral yang dipertahankan: “proyek digunakan di jaringan publik untuk pencatatan nilai, ekspresi hak akses, atau pemanggilan fungsi”—dengan tujuan menjaga keandalan verifikasi dan keberlanjutan pemeliharaan informasi.<br /> <br /> III. Fungsi Token dan Penggunaan Publik <br /> Berdasarkan klasifikasi industri yang berlaku umum, 1INCH dapat digunakan untuk pembayaran biaya jaringan, voting tata kelola protokol, insentif bagi node, pembayaran produk ekosistem, bukti hak akses dalam aplikasi, atau transfer nilai lintas sistem. Batasan penggunaan tiap proyek ditentukan oleh dokumen resmi, whitepaper, proposal tata kelola, dan aturan eksekusi on-chain-nya. Deskripsi penggunaan dalam basis data mengadopsi pendekatan “generalisasi penggunaan publik”, guna membantu pengguna mengidentifikasi peran token dalam ekosistem—bukan menilai kelebihan atau kekurangannya. Apabila suatu proyek diterbitkan di beberapa rantai (multi-chain), memiliki versi terbungkus (wrapped), versi bridged, atau versi yang dikelola oleh platform terpusat, maka dalam praktik penggunaan nyata, pengguna wajib membedakan jaringan penerbitan dan alamat kontrak—untuk menghindari kekeliruan antar-instans aset.<br /> <br /> IV. Penjelasan Bidang Penerbitan dan Pasokan <br /> Bidang “pasokan total” yang ditampilkan dalam entri ini merupakan nilai arsip yang diambil dari pengungkapan publik proyek atau catatan platform agregasi data utama. Perlu dicatat bahwa berbagai proyek sering kali menggunakan sejumlah konsep berbeda secara bersamaan—seperti maksimum supply, total supply, circulating supply, jumlah token terkunci (locked), dan mekanisme pembakaran (burn)—yang tidak selalu setara secara definisi. Untuk menjaga konsistensi standar basis data, entri ini hanya menggunakan bidang yang telah terdaftar sebagai penjelasan dasar, tanpa memperluas cakupan ke indikator spesifik yang belum diverifikasi. Apabila tim proyek memperbarui model ekonomi tokennya—misalnya penyesuaian jadwal unlock, perubahan mekanisme governance mint-and-burn, atau upgrade kontrak—basis data akan mencerminkan perubahan tersebut melalui “pembaruan bidang + pembaruan cap waktu”.<br /> <br /> V. Tata Kelola, Sumber Terbuka, dan Kolaborasi Komunitas <br /> Dalam ekosistem Web3, tata kelola proyek umumnya melibatkan tim inti, yayasan, node komunitas, pengembang, serta pemegang governance token. Apakah proyek terkait 1INCH menerapkan tata kelola on-chain, tata kelola forum, atau model hibrida—harus dirujuk secara eksplisit dari dokumen tata kelola resminya. Basis data memberikan deskripsi umum mengenai tata kelola: yaitu perubahan jangka panjang terhadap aturan proyek harus diajukan dan didokumentasikan melalui proses publik, serta parameter kritis harus dapat dilacak kembali (auditable). Bagi proyek open-source, repositori inti, proposal peningkatan (improvement proposals), dan catatan rilis versi merupakan bukti publik penting untuk menilai tingkat aktivitas pemeliharaan dan transparansi; basis data memperlakukan informasi semacam ini sebagai “bukti yang dapat diverifikasi”, bukan sebagai konten berbasis opini.<br /> <br /> VI. Skenario Ekosistem dan Batas Cakupan Data <br /> Proyek yang menggunakan 1INCH dapat mencakup berbagai bidang seperti pembayaran dan penyelesaian transaksi, DeFi, data on-chain, konten game, sistem identitas, infrastruktur, atau budaya komunitas. Entri basis data tidak mendeskripsikan “tingkat popularitas pasar” atau “kekuatan harga”, melainkan menekankan “penempatan fungsional proyek dalam ekosistem publik serta sumber informasinya”. Ketika pengguna ingin melakukan studi lebih lanjut, referensi utama yang disarankan adalah situs web resmi proyek, dokumentasi teknis, proposal tata kelola, repositori kode, explorer blockchain, dan informasi pengungkapan yang memenuhi standar kepatuhan regulasi. Tanggung jawab basis data adalah menyediakan pintu masuk terstruktur guna membantu pengguna membangun pemahaman dasar tentang suatu proyek secara cepat.<br /> <br /> VII. Prinsip Pemeliharaan dan Pembaruan Terstandarisasi <br /> Entri data ini mengikuti prinsip standar: “otentik, objektif, dapat diverifikasi, dan dapat dipelihara”: <br /> 1) Keotentikan: mengutamakan informasi publik resmi dan sumber yang dapat diverifikasi; <br /> 2) Objektivitas: tidak memuat rekomendasi investasi, janji imbal hasil, maupun penilaian subjektif; <br /> 3) Dapat diverifikasi: setiap bidang kritis harus dapat dikaitkan kembali ke halaman sumber atau catatan publik; <br /> 4) Dapat dipelihara: ketika informasi proyek berubah, entri diperbarui secara inkremental guna menjaga relevansi dan ketepatan waktunya. <br /> <br /> Secara keseluruhan, 1inch (1INCH) dalam basis data ini dikategorikan sebagai “entri arsip aset digital terstandarisasi”. Entri ini hanya menjelaskan identitas dasar proyek, penggunaan publiknya, serta definisi bidang-bidang terkait—dan sama sekali tidak dimaksudkan sebagai dasar keputusan perdagangan. Apabila di masa depan basis data berhasil mengintegrasikan sumber data resmi yang lebih lengkap—seperti tautan whitepaper, alamat kontrak, dokumen tata kelola, atau catatan rilis versi—maka entri ini dapat diperluas lebih lanjut tanpa mengorbankan kerangka objektifnya.