Tentang mata uang

0x (0x, ZRX) adalah proyek token digital dalam ekosistem aset kripto dan blockchain. Entri data ini bertujuan menyediakan deskripsi proyek yang objektif, terstandarisasi, dan dapat diarsipkan, dengan seluruh konten berbasis informasi publik yang dapat diverifikasi—tanpa memuat analisis harga, kesimpulan investasi, atau pernyataan berorientasi imbal hasil. Entri ini hanya digunakan untuk tampilan basis data dan pencarian informasi dasar, sehingga pengguna dapat memahami atribut fundamental proyek serta fakta-fakta publiknya dalam format yang seragam.<br /> <br /> I. Informasi Dasar Proyek <br /> Nama proyek dalam bahasa Mandarin yang tercatat pada entri ini adalah “0x”, nama Inggrisnya juga “0x”, dan kode tokennya adalah “ZRX”. Situs web resmi yang tercatat dalam basis data saat ini adalah “https://0x.org”, tanggal peluncuran adalah “2017-08-17”, pasokan total adalah “1000000000”, dan status rekaman adalah “normal”. Bidang-bidang di atas digunakan untuk indeks data, tampilan halaman, serta pemeliharaan data lanjutan; apabila tim proyek melakukan peningkatan merek, migrasi domain, migrasi kontrak token, atau penyesuaian parameter pasokan di masa depan, maka rujukan utama haruslah pengumuman resmi proyek dan pengungkapan terbaru dari sumber data utama, serta pembaruan versi harus dilakukan dalam basis data.<br /> <br /> II. Penempatan Jaringan dan Protokol <br /> Menurut definisi standar basis data, ZRX umumnya merujuk pada hak kepemilikan asli atau sertifikat fungsional suatu jaringan blockchain publik, protokol aplikasi, ekosistem platform, atau aset digital berbasis komunitas. Perbedaan teknis antarproyek—misalnya dalam tumpukan teknologi (tech stack) dan mekanisme konsensus—dapat mencakup, namun tidak terbatas pada, PoW, PoS, delegated staking, arsitektur modular, model application chain, atau struktur interoperabilitas lintas-rantai (cross-chain). Apabila entri basis data tidak dilengkapi parameter teknis resmi, maka basis data tidak melakukan inferensi subjektif mengenai implementasi teknis spesifik, melainkan hanya mempertahankan deskripsi netral bahwa proyek tersebut “digunakan dalam jaringan publik untuk pencatatan nilai, ekspresi otorisasi, atau pemanggilan fungsi”—sehingga keakuratan informasi tetap dapat diverifikasi dan dipelihara secara berkelanjutan.<br /> <br /> III. Fungsi Token dan Penggunaan Publik <br /> Berdasarkan klasifikasi industri yang berlaku umum, ZRX berpotensi digunakan untuk: penyelesaian biaya transaksi jaringan, voting tata kelola protokol, distribusi insentif bagi node, pembayaran produk ekosistem, bukti hak akses dalam aplikasi, atau transfer nilai lintas sistem. Batasan penggunaan tiap proyek ditentukan oleh dokumen resmi, whitepaper, proposal tata kelola, serta aturan eksekusi on-chain-nya. Deskripsi penggunaan dalam basis data mengadopsi pendekatan “generalisasi penggunaan publik”, dengan tujuan membantu pengguna mengidentifikasi peran token dalam ekosistem—bukan menilai kelebihan atau kekurangannya. Jika suatu proyek diterbitkan di beberapa rantai (multi-chain), memiliki versi terbungkus (wrapped), versi terjembatani (bridged), atau versi yang dikelola pusat (CEX-hosted), maka dalam praktik penggunaan, penting untuk membedakan jaringan penerbitan dan alamat kontrak guna menghindari kekeliruan antar-instans aset.<br /> <br /> IV. Penjelasan Bidang Penerbitan dan Pasokan <br /> Bidang “pasokan total” yang ditampilkan dalam entri ini merupakan nilai arsip yang diambil dari pengungkapan publik proyek atau catatan platform agregasi data utama. Perlu dicatat bahwa berbagai proyek sering kali menggunakan sejumlah konsep berbeda secara bersamaan—seperti maksimum supply, total supply, circulating supply, jumlah terkunci (locked supply), dan mekanisme pembakaran (token burn)—yang definisi dan cakupannya tidak sepenuhnya identik. Untuk menjaga konsistensi standar basis data, entri ini hanya menggunakan bidang yang telah terdaftar guna penjelasan dasar, tanpa memperluas ke indikator spesifik yang belum diverifikasi. Apabila tim proyek memperbarui model ekonomi tokennya—misalnya penyesuaian jadwal unlock, perubahan mekanisme governance mint-and-burn, atau upgrade kontrak—maka basis data akan mencerminkan perubahan tersebut melalui “pembaruan bidang + pembaruan cap waktu”.<br /> <br /> V. Tata Kelola, Sumber Terbuka, dan Kolaborasi Komunitas <br /> Dalam ekosistem Web3, tata kelola proyek biasanya melibatkan tim inti, yayasan, node komunitas, pengembang, serta pemegang governance token. Apakah proyek terkait ZRX menerapkan tata kelola on-chain, tata kelola forum, atau model hibrida, harus dirujuk secara eksplisit pada dokumen tata kelola resminya. Basis data memberikan deskripsi umum untuk bagian tata kelola: yaitu perubahan jangka panjang terhadap aturan proyek harus diajukan dan didokumentasikan melalui proses publik, serta parameter kritis harus dapat dilacak kembali (auditable). Bagi proyek open-source, repositori inti (core repository), proposal peningkatan (improvement proposals), serta catatan rilis versi merupakan bukti publik utama untuk menilai tingkat aktivitas pemeliharaan dan transparansi—dan basis data memperlakukan informasi semacam ini sebagai “bukti yang dapat diverifikasi”, bukan konten berbasis opini.<br /> <br /> VI. Skenario Ekosistem dan Batas Cakupan Data <br /> Proyek tempat ZRX berada berpotensi mencakup berbagai bidang seperti: penyelesaian pembayaran, DeFi, data on-chain, konten game, sistem identitas, infrastruktur, maupun budaya komunitas. Entri basis data tidak mendeskripsikan “tingkat popularitas pasar” atau “kekuatan harga”, melainkan menekankan “penempatan fungsional proyek dalam ekosistem publik serta sumber informasinya”. Ketika pengguna ingin melakukan studi lebih lanjut, referensi utama yang disarankan adalah situs web resmi proyek, dokumentasi teknis, proposal tata kelola, repositori kode, block explorer, dan informasi pengungkapan yang sesuai regulasi. Tugas basis data adalah menyediakan pintu masuk terstruktur guna membantu pengguna membangun pemahaman dasar tentang proyek secara cepat.<br /> <br /> VII. Prinsip Pemeliharaan dan Pembaruan Terstandarisasi <br /> Entri data ini mengikuti prinsip standar: “otentik, objektif, dapat diverifikasi, dan dapat dipelihara”: <br /> 1) Keotentikan: Prioritaskan informasi publik resmi dan sumber yang dapat diverifikasi; <br /> 2) Objektivitas: Hindari rekomendasi investasi, janji imbal hasil, atau penilaian subjektif; <br /> 3) Dapat diverifikasi: Setiap bidang kritis harus dapat dikorelasikan dengan halaman sumber atau catatan publik; <br /> 4) Dapat dipelihara: Saat informasi proyek berubah, entri diperbarui secara inkremental guna menjaga ketepatan waktunya. <br /> <br /> Secara keseluruhan, 0x (ZRX) dalam basis data ini diposisikan sebagai “entri arsip aset digital terstandarisasi”. Entri ini menjelaskan identitas dasar proyek, penggunaan publiknya, serta definisi bidang-bidang terkait—namun tidak dimaksudkan sebagai dasar bagi keputusan perdagangan apa pun. Jika di masa depan basis data berhasil mengintegrasikan sumber data resmi yang lebih lengkap—seperti tautan whitepaper, alamat kontrak, dokumen tata kelola, atau catatan rilis versi—maka entri ini dapat diperluas lebih lanjut tanpa mengorbankan kerangka objektifnya.